Selasa 15 september 2026. 

Pada hari ini, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Barito Kuala kembali melaksanakan kegiatan pemantauan dan pendataan harga bahan pokok di Pasar Wangkang Marabahan sebagai bagian dari upaya rutin dalam memantau perkembangan harga kebutuhan masyarakat serta menjaga ketersediaan pasokan barang di pasaran.

Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan, terdapat satu komoditas yang mengalami kenaikan harga, yaitu  * telur ayam ras  * yang sebelumnya berada pada harga *Rp28.000/kg* dan pada hari ini naik menjadi *Rp30.000/kg*. Kenaikan harga ini menjadi salah satu perubahan yang terpantau pada minggu ini dan akan terus dipantau untuk mengetahui perkembangan selanjutnya.

Sementara itu, tidak terdapat komoditas yang mengalami penurunan harga pada periode pemantauan hari ini. Beberapa bahan pokok penting lainnya masih menunjukkan kondisi harga yang relatif stabil dan belum mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan minggu sebelumnya.

Untuk komoditas cabe, harga masih terpantau berada pada level yang cukup tinggi sebagaimana kondisi pada minggu lalu. Meskipun belum mengalami kenaikan lebih lanjut, harga cabai masih menjadi salah satu komoditas yang perlu mendapat perhatian karena berpengaruh terhadap pengeluaran rumah tangga masyarakat.

Secara umum, kondisi harga bahan pokok di Pasar Wangkang dan pasar baru Marabahan masih tergolong stabil. Ketersediaan barang di tingkat pedagang juga terpantau cukup dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemantauan harga ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Kuala untuk menyediakan informasi harga yang akurat dan terkini kepada masyarakat, sekaligus sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gejolak harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

Melalui kegiatan pemantauan yang dilakukan secara rutin, diharapkan perkembangan harga kebutuhan pokok dapat terus terpantau dengan baik sehingga pemerintah dapat mengambil langkah yang diperlukan dalam menjaga stabilitas harga, kelancaran distribusi, serta ketersediaan pasokan bahan pokok di wilayah Kabupaten Barito Kuala.